MatematikaSD Kelas 6

Lokasi - Kubus dan Balok Kelas 6 SD

Pelajari lokasi melalui diagram, contoh bertahap, cek pemahaman, dan 10 soal dengan pembahasan untuk kelas 6.

Tujuan belajar

Kamu akan membaca posisi pada perpotongan garis berpetak, mendeskripsikan perpindahan mendatar dan tegak, serta menentukan panjang jalur terpendek jika gerak hanya boleh ke kanan, kiri, atas, atau bawah.

Aturan penamaan pada contoh

Pada bidang berpetak materi ini, garis vertikal diberi huruf A sampai F dari kiri ke kanan. Garis horizontal diberi angka 1 sampai 6 dari bawah ke atas. Titik dinyatakan sebagai pasangan huruf dan angka, misalnya (B,2). Huruf menunjukkan garis vertikal dan angka menunjukkan garis horizontal yang berpotongan di titik itu.

Ini adalah letak pada perpotongan garis, bukan kode untuk bagian tengah petak. Sebagian peta memakai kode petak dengan aturan lain. Selalu baca keterangan gambar sebelum menyebut posisi agar aturan yang dipakai tidak tertukar.

Bidang berpetak dengan titik P, Q, R, dan S pada perpotongan garis.

Pada gambar, P berada di (B,2), Q di (E,5), R di (E,2), dan S di (C,4). Huruf tidak menyatakan tinggi; posisi ke atas ditentukan oleh angka yang semakin besar. Karena itu (B,2) berbeda dari (E,2) meskipun keduanya berada pada garis horizontal yang sama.

Perpindahan horizontal dan vertikal

Dari P(B,2) ke R(E,2), kita bergerak tiga selang ke kanan: B ke C, C ke D, lalu D ke E. Angka tetap dua karena tidak ada perubahan vertikal. Dari R(E,2) ke Q(E,5), kita bergerak tiga selang ke atas dan huruf tetap E.

Satu langkah pada materi ini berarti berpindah ke perpotongan garis tetangga dengan melewati satu selang. Menghitung banyak garis yang disebut, termasuk kedua ujungnya, akan memberi hasil terlalu besar. Dari B ke E ada tiga selang, bukan empat.

Jalur terpendek tanpa diagonal

Contoh jalur dari P ke R lalu ke Q dengan tiga langkah kanan dan tiga langkah atas.

Jika gerak diagonal tidak diperbolehkan, P ke Q memerlukan sedikitnya tiga langkah mendatar dan tiga langkah tegak. Panjang jalur terpendek adalah 3 + 3 = 6 langkah. Jalurnya tidak harus selalu kanan dahulu. Tiga langkah atas lalu tiga langkah kanan juga sama panjang jika tidak ada penghalang.

Jarak ini adalah panjang jalur pada aturan gerak mendatar dan tegak. Jangan menyamakannya dengan panjang garis lurus miring antara dua titik. Pada contoh tanpa penghalang, jumlah selisih mendatar dan tegak memberi banyak langkah minimum.

Memakai satuan jarak

Jika satu selang mewakili dua meter, enam langkah berarti 12 meter. Satuan pada peta harus diketahui sebelum mengubah langkah menjadi meter. Jika tidak ada skala panjang, cukup laporkan banyak langkah atau selang.

Saat kubus direbahkan satu kali ke petak tetangga dengan rusuk sama dengan satu selang, posisinya bergeser satu langkah. Menghitung banyak rebahan minimum dapat dilakukan dari perpindahan mendatar dan tegak. Menentukan sisi yang menghadap atas setelah direbahkan membutuhkan informasi orientasi tambahan.

Cek pemahaman

  1. Dari (C,4), bergerak dua langkah kanan dan satu langkah bawah. Di mana akhirnya?
  2. Berapa langkah terpendek dari (B,2) ke (C,4) tanpa diagonal?
  3. Jika satu selang dua meter, berapa meter jalur enam langkah?

Pembahasan

  1. Posisi akhir (E,3).
  2. Satu langkah kanan dan dua langkah atas, total tiga langkah.
  3. Panjangnya 6 × 2 = 12 meter.

Ringkasan

Ikuti aturan huruf dan angka pada gambar. Hitung selang, bukan jumlah garis, dan bedakan panjang jalur tanpa diagonal dari garis lurus. Gunakan skala jika jarak diminta dalam satuan panjang.

Latihan pemahaman

Jawab soal di halaman khusus latihan, lalu lihat hasil dan pembahasannya.

Jawab 10 Soal
Lanjutkan ke latihan akhir bab

Setelah menyelesaikan materi dan latihan subbab, coba soal campuran dari bab ini.

Buka latihan akhir bab