Memahami Luas Daerah Bangun Datar - Matematika Kelas 5 SD
Pahami luas dengan petak satuan, bagian petak, satuan persegi, dan konversi cm persegi ke meter persegi.
Tujuan belajar
Kamu akan menjelaskan luas sebagai ukuran daerah, menghitung petak satuan, dan memilih satuan yang tepat. Luas berbeda dari keliling: luas mengukur bagian permukaan yang ditutupi, sedangkan keliling mengukur panjang tepinya.
Mengukur dengan satuan persegi
Luas dapat diukur dengan menutup daerah memakai persegi-persegi berukuran sama, tanpa celah dan tanpa tumpang tindih. Banyak persegi yang diperlukan menunjukkan luas daerah dalam satuan persegi tersebut.
Jika satu petak mempunyai sisi 1 cm, luas satu petak adalah 1 cm², dibaca satu sentimeter persegi. Jika satu petak mempunyai sisi 1 m, luasnya 1 m². Besarnya satuan harus diketahui; menghitung 12 petak saja belum berarti 12 cm² jika ukuran petaknya berbeda.

Pada gambar terdapat 5 kolom dan 4 baris, sehingga jumlah petaknya 5 × 4 = 20. Karena setiap petak luasnya 1 cm², luas seluruh daerah adalah 20 cm². Mengalikan banyak baris dan kolom merupakan cara cepat menghitung petak, bukan menjumlahkan panjang tepian.
Menghitung petak yang tidak utuh
Sebuah bangun dapat menutupi petak utuh dan sebagian petak. Jika bagian-bagian yang ditunjukkan tepat berupa setengah petak, gabungkan dua setengah petak menjadi satu petak utuh.
Contohnya, daerah menutupi 8 petak utuh dan 6 setengah petak. Enam setengah petak setara dengan 3 petak utuh. Total luasnya 8 + 3 = 11 satuan persegi. Jangan menghitung setiap setengah petak sebagai satu petak penuh.
Untuk bagian petak yang bentuknya tidak jelas, hasil menghitung dengan perkiraan perlu disebut perkiraan, bukan ukuran pasti. Pada soal latihan bab ini, ukuran petak atau bagian petaknya dinyatakan jelas agar jawabannya dapat ditentukan.
Jika ukuran petak berubah
Satu petak bersisi 2 cm mempunyai luas 2 × 2 = 4 cm², bukan 2 cm². Daerah yang terdiri dari 6 petak seperti ini mempunyai luas 6 × 4 = 24 cm². Dengan demikian, ukuran petak dan banyak petak sama-sama memengaruhi hasil pengukuran.
| Keadaan | Luas yang diperoleh |
|---|---|
| 10 petak, masing-masing 1 cm² | 10 cm² |
| 10 petak, masing-masing 4 cm² | 40 cm² |
| 10 petak, ukuran satuannya belum diketahui | 10 satuan persegi |
Memahami konversi satuan luas
Karena 1 m = 100 cm, persegi dengan sisi 1 m mempunyai ukuran 100 cm × 100 cm. Jadi 1 m² = 10.000 cm², bukan 100 cm². Konversi luas melibatkan dua ukuran panjang.
Sebagai contoh, 2 m² setara dengan 20.000 cm². Sebaliknya, 30.000 cm² setara dengan 3 m². Pilih satuan yang masuk akal: luas halaman biasanya lebih mudah dinyatakan dalam m², sedangkan luas kartu dapat dinyatakan dalam cm².
Luas tidak berubah hanya karena potongan dipindah
Jika sebuah daerah dipotong, lalu semua potongan disusun kembali tanpa tumpang tindih dan tanpa bagian yang hilang, luasnya tetap. Bentuk dan kelilingnya bisa berubah. Gagasan ini membantu memahami mengapa rumus luas beberapa bangun dapat diturunkan dengan memotong dan menyusun ulang.
Cek pemahaman
- Daerah mempunyai 7 kolom dan 3 baris petak satuan. Berapa luasnya?
- Daerah menutupi 9 petak utuh dan 4 setengah petak. Berapa luasnya?
- Berapa cm² yang setara dengan 4 m²?
Pembahasan
- 7 × 3 = 21 satuan persegi.
- 9 + 4 dibagi 2 = 11 satuan persegi.
- 4 × 10.000 = 40.000 cm².
Ringkasan
Gunakan satuan persegi yang sama, hitung bagian yang benar-benar tertutup, dan perhatikan ukuran petak. Contoh serta latihan ditulis baru mengikuti cakupan Bab 5 Matematika kelas V.
Jawab soal di halaman khusus latihan, lalu lihat hasil dan pembahasannya.
Jawab 10 Soal